Rabu, 03 Juni 2009

PRITA, ENGKAU ADALAH PAHLAWANKU

BU PRITA, ENGKAU ADALAH PAHLAWANKU

By elha – pengamat sosial pinggiran

.

Air mata dirimu, wahai Bunda Prita, menggambarkan betapa kebenaran telah terbelenggu oleh kekuatan,………keberanian mengunggap kejanggalan justru mengantarkanmu ke bilik penjara…ADA APA INI? MENGAPA PULA ADA TOKOH POLITIK YANG MENGUNJUNGIMU……

.---oooOooo---

.

Dua hari terakhir, hampir seluruh media menayangkan penderitaan yang dialami oleh Prita Mulyasari. Seorang Ibu yang menceritakan nasib dan perisitwa yang dideritanya ketika menjalami pengobatan dan rawat inap di rumah sakit bertaraf internasional.

.

Rasa kecewa adalah hal yang lumrah. Bahkan diungkapkan ke public sekalipun. Dalam iklim demokrasi yang sudah diakui dunia, setiap orang berhak menyuarakan pendapatnya. Hatta, bertentangan dengan penguasa sekalipun.

.

Tapi mengapa pihak rumah sakit membawa peristiwa ini ke dalan ranah hukum, bertindak sebagai penggugat. Bunda Prita, yang mejadi obyek penderita justru masuk dalam sel tahanan. Tak tanggung-tanggung lebih dari 20 hari beliau disana….(beliau, yaa beliau…saya sangat menghormati beliau, Bunda Prita)….Ini yang harus dijelaskan ke publik secara transaparan. Tanpa perlu mengatakan pihak yang satu lebih benar dari yang lain, sebelum ada keputusan pengadilan.

.

Bila kita baca email yang ditulis Bunda Prita ke beberapa temannya, hanyalah ungkapan kekecewaan seorang pasien yang merasa ada kejanggalan diagnosa dan cara pengobatan dokter di rumah sakit tsb. Artinya (jika memang sesuai kenyataan), ini adalah bentuk kepedulian seorang Prita, agar teman-temannya (dan masyarakat) berhati-hati dalam memilih rumah sakit.

.

LOH KOK HARUS MENDEKAM DI PENJARA? Ini masalahnya.

Kadang hegemoni dan kemampuan financial bisa ’mengubah’ seseorang dapat menjadikan orang lain laksana anak kecil yang kena 'marah' orang tuanya. Diam tak bisa berbuat banyak. Kita memang tidak mengerti detail dan jelas peristiwa itu. Karena pihak rumah sakit juga belum memberikan hasil-hasil medis-nya ke publik.

.

Seharusnya semua pihak, baik pasien dan Dokter plus rumah sakit mau mengungkap peristiwa ini secara transparan. Agar publik dapat menilai mana yang benar dan mana yang salah. Bila pihak rumah sakit merasa yakin benar, silakan ungkapkan dengan bukti-bukti otentik berupa rekap medik yang asli.

.

Leo Batubara, seorang tokoh Dean Pers bahkan mengatakan bahwa pengungkapan kekecewaan pasien sangat dibolehkan. Bila pihak rumah sakit keberatan dapat menggunakan hak jawabnya. Ketua YLBHI, Patra M Zein, berpendapat senada.

---oooOooo---

.

Bunda Prita, benarkah Engkau korban dari ’perselingkuhan’ UU ITE. Atau dirimu adalah ’kambing hitam’ dari rekayasa. Bunda Prita, Kasusmu membuat banyak orang menangis, karena Engkau juga banyak menitikkan ari mata karena terpisah dari keluarga.

.

Berbeda dengan ’tokoh’ yang selalu tersenyum, meski mengatakan telah disiksa pihak lain. Engkau, menangis dan menangis mengungkap semua ini ke pers dan masyarakat. Menangis keheranan, menangis kesehan dan menangis dijauhkan dari anak-anakmu tercinta plus suami tersayang.

.

Bunda Prita, teruskan perjuanganmu mengungkap kebenaran demi kebenaran. Insya Allah kebenaran itu sendiri akan menolongMU. Karena Allah selalu bersama orang-orang yang benar.

.

Bunda Prita, kami tidak tahu apakah tokoh politik yang mengunjungimu memang bersimpati, atau melakukan kalkulasi politik? Wallahu’alam.

.

Bunda Prita, Engkau adalah Pahlawanku.

.

Salam ukhuwah dan salam empati kami

elha – 04.05.2009

www.jangankedip.blogspot.com




Baca Selengkapnya......

Rabu, 27 Mei 2009

WASPADALAH…!! ..WASPADALAH..!!

WASPADALAH…!! ..WASPADALAH..!!

By elha – pengamat sosial pinggiran

.

“Bi, tadi ada cewek meninggal TELANJANG. Banyak polisi yang datang...” kata mbaknya menjelaskan perisitwa di tempat kami.

Adakah MOTIF POLITIK dibalik kasus ini? Adakah kaitannya dengan Pilpres 2009??

.

Seperti biasa, kami (aku dan isteri tercintaku), pulang ke rumah sekitar pk. 6 sore. Yaa, gak usah heran lah yah...soalnya kantor kami relatif tidak jauh dari tempat tinggal kami di Rawasari – Jakarta Pusat.

.

Tiba-tiba, anak bungsuku yg berusia 4 tahun berteriak...

“Abiii...aku tidur siang...Kakak gak tidur siang Bi...Kakak mah payah gak mau denger omongan orang tua...” katanya memberi informasi...hehehehe...ini baru permulaan.

“Abbiiiii...”katanya lagi dengan logat bocah yang khas, lucu dan menggemaskan

“Tadi banyak polisi......pake motor bi” katanya lagi

”Iyya, dibelakang ada yang meninggal jeh” tambah mbaknya dengan logat Crebonan yg kental

”Ada yang meninggal? Siapa ?” tanyaku

”Gak tahu..dibelakang...” jawabnya.

.

Isteriku tercinta segera menghubungi pejabat terkait. Siapa lagi kalau bukan Bu RT. Tapi sayangnya pejabat tsb tidak ada di tempat.....Wah informasi yang gelap. Motif politik apa ya?

.

Ba’da Isya, Seorang Pejabat teras mendatangiku....

”Pak Lukman. Tadi ada yang meninggal di belakang. Saya masih dikantor di panggil...” jelasnya

”Siapa yang meninggal Te...(Pak RT_pen)..?” tanyaku

”Orang kost di belakang. Saya juga gak tahu. Saya udah kasih tahu kalau ada yang mau kost di tanya identitasnya yang jelas. Gak mau denger ya udah....” tambahnya

”Wah kalo ada yang meninggal, kepala lingkungan kan di tanya polisi..”

”Iyya, terutama di pemilik rumah...”

.

Wah masih belum terjawab, motif politik di balik semua ini....ada apa ya?

“Ada yang bilang di germo lah...ada yang bilang...aaahhh..” jelas Pak RT agak kesal

“Keluarganya di kampung udah tahu Te..?“ tanya warga yang lain

“Keluarganya siapa...?“

.

Menjelang malam akhirnya kami tahu bahwa yang meninggal adalah warga baru di lingkungan RT kami. Entah siapa dia belum banyak yang tahu. Bahkan seorang Ketua RT (Pejabat teras dilingkungan RT) pun tidak mengetahuinya......

.

Motif Politik..?? kayaknya seeh gak ada. Soalnya dia bukan anggota ataupun pengurus parpol. Bagaimana kaitannya dengan Pilpres...?? Wah ini lagi. Tidak ada kaitannya....dia adalah penghuni kost yang kebetulan tidak diketahui oleh Ketua RT.

.

Biarkan aparat Kepolisian dan aparat terkait lainnya yang menangani.

Namun sebagai warga yang baik, kita memang seharusnya waspada. Waspadalah..!!

Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi bila kita tidak ikut aktif memperhatikan lingkungan kita sendiri.

.

Memang harus diberlakukan kembali tamu yang datang lebih dari 24 jam, harus lapor kepada ketua RT/RW setempat....

.

Maka, waspada...Waspadalah...!!!

.

Slm damai – slm ukhuwah

elha – pengamat sosial pinggiran

www.jangankedip.blogspot.com




Baca Selengkapnya......

Minggu, 10 Mei 2009

MANUSIA ‘TERBAIK’ ITU ADA DI INDONESIA

MANUSIA ‘TERBAIK’ ITU ADA DI INDONESIA

By elha – pengamat sosial pinggiran

.

Prestasi Luar Biasa. Akhirnya tanpa ragu-ragu, setelah melihat fakta riel dilapangan, para ahli menetapkan Manusia Indonesia adalah yang terkuat di dunia. Mengalahkan Jerman dan Yahudi.

.

Ketika para ahli sibuk menentukan genitas terbaik di dunia, maka di rumuskan formula yang dianggap efektif untuk memutuskan faktor genitas terbaik tsb. Hampir seluruh ahli genetik, kimia dan hayati berkumpul di Indonesia. Penetapan Indonesia, selain karena faktor geografis, juga karena para pakar ingin menikmati panorama Nusantara yang terkenal Indah di dunia.

.

Rumus-rumus kimiawi, formula hayati dan genetika (keturunan) dipadukan dalam satu kata. Manusia terbaik ada pada kaum Smit (Yahudi), Kedua komunitas Aria (Jerman) dan ketiga Europe.

.

Di akhir penelitiannya, panitia menggelar paket hiburan khas nuansa Indonesia, yang alami dan apa adanya. Yahudi dan Aria, memperlihatkan kesombongannya. Mereka naik ke atas podium dan berkata lantang, ”Smit dan Aria adalah kaum terbaik di muka bumi. Kamum terpintar dan kaum terkuat. Adakah yang menandingi kami....”

.

Tokoh Betawie, yang kebetulan di undang dalam acara itu balik bertanya, ”Apa alasannya para juri menetapkan kalian sebagai bangsa terkuat....?” katanya dalam bahasa Inggeris yang tertatih-tatih

”Karena kami manusia subur, bergentik dan cerdas....”

”Coba dibuktikan di hadapan para hadirin, karena juri semua berasa dari kalian....” Jawab si Tokoh betawi

”Baik, mari kita buktikan....” jawab Smit dan Aria bersamaan

.

Pertama, Kaum Nordic mengawali kiprah sang juara dengan membawa 12 orang anak. Ribuan penonton yangterdiri dari para pakar dan dotor terpesona dan bertepuk tangan....

”Luar Biasa...” celetuk penonton

Kemudian, bangsa Aria naik panggung dengan membawa 20 orang anak dan berkata lantang, ”Inilah anak2 kami yang cerdas dan banyak.....kamilah terkuat”

Ribuan penonton terhanyut dalam suasans kagum dan bangga....

.

Stelah itu kaum Smit (Yahudi) tampil terkahir membawa 30 orang anak yang ganteng dan berparas menawan....dengan pongah mereka berkata, ”Tidakkah kalian lihat kenyataan ini.......”

Ribuan penonton terdiam dan terpana. Termasuk tokoh betawi tadi serta tentu saja tokoh Politik di Senayan.

.

Ketika acara akan selesai......Seorang tua, dengan wajah masih memperlihatkan ketampanannya naik ke atas panggung untuk menutup acara......

Tiba2 gemuruh suara ribuan penonton, mayoritas wanita2 cantik berteriak....

”Ayaaahhhhh....Ayahhhhhhhhh”....

.

Para juri, kaum Yahudi dan Aria terdiam dan terjatuh...

.

Salam ukhuwah elha

www.jangankedip.blogspot.com


Baca Selengkapnya......

Senin, 27 April 2009

HIDAYAT NURWAHID AKHIRNYA CAWAPRES SBY….

HIDAYAT NURWAHID AKHIRNYA CAWAPRES SBY….

By elha – pengamat politik pinggiran

.

”Sudah 19 orang yag melamar sebagai cawapres. Nanti akan kita pilih yang terbaik...” demikian ambutan SBY dalam Rakernas Partai Demokrat, 26.04.2009.

Yang terbaik adalah Hidayat Nurwahid …..?

.

Sejak Golkar mendeklarasikan Capres Internal Partai, peta politik dan gambaran koalisi menjelang pilpres berubah total. Dua kubu yang sebelumnya d sinyalir akan bertemu muka (head to head and face to face), Blok S dan Blok M, kembali berbenah. PDIP, seolah mendapat angina segar, hingga harus menyempatkan diri untuk berkunjung ke kediaman JK untuk bersilarahim beberapa jam setelah deklarasi JK sebagai Capres Golkar. Tak tanggung-tanggung rombongan dipimpin langsgun oleh Petinggi Puncak PDIP. Keesokan harinya giliran JK yang bertamu ke kediaman Megawati di Teuku Umar.

.

Ada Apa? Apakah akan ada koalisi Besar Golkar-PDIP, sesuai rencana Taufik Kiemas – Surya Paloh jauh sebelum Pileg?

“Yaa, nanti kita akan bentum tim kecil untuk membahas kerja bersama PDIP-Golkar” kata mereka….

.

Uniknya baik Golkar ataupun PDIP tidak ada yang mau menjadi Cawapres. Bagaimana bentuk koalisinya….Nanti akan kita bahas dalam sesi tersendiri….

.

Panik-kah kubu Sby?

Tidak. Semua parpol berhak menentukan langkah politik sendiri. Kami menghormati langkah yang diambil oleh partai Golkar. Namun kami juga memiliki kebijakan internal yang harus di hormati oleh partai lain. Demikian pendapat elite Demokrat. Diplomasi semu.

.

Kalkulasi politik, menjelang pendaftaran Capres-Cawapres, setidaknya sudah ada 2 parpol yang secara terbuka mendukung Sby, yaitu PKS dan PAN. Kemudian PKB, meski dengan tutur kata yang masih malu-malu. Dan juga PPP yang kelihatan masih mencari format yang sesuai dengan arah ’kemenangan’.

.

Pertanyaannya siapa Cawapres yang akan dipilih SBY?

Rumor yang berkembang, 1. Hatta Rajasa 2. Sri Mulyani 3. Hidayat Nurwahid.

.

Dari ketiga tokoh tsb, peluang Hatta dan HNW relatif lebih kuat, karena memenuhi kriteria Chemistry dan elektibilitas parpol. Namun sejauh ini baru Hatta Rajasa yang secara terbuka menyatakan berdiri di belakang Sby. Dus, ditambah dukungan kuat dari Amien Rais dan 28 DPW PAN se-Indonesia.

.

Sayangnya Sby masih merahasiakan Cawapres pilihannya. PKS mencoba menawarkan alternatif dengan memasukkan nama HNW sebagai pendamping. Sesuai arahan Majelis Syuro yang di rangkum dalam Musyawarah Majelis Syuro PKS di Jakarta..

.

Akankah Sby memilih HNW....atau...Hatta Rajasa yang menerima pinangan tsb. Atau bukan keduanya? Hanya Tuhan dan Sby yang tahu.

.

Sebagian besar rakyat hanya mengatakan, terserah siapa presidennya, sing penting sembako dapat terjangkau, beras murah dan BBM tidak naik lagi. Demikian pendapat wong cilik.

.

Salam demokrasi - salam ukhuwah

elha 27.04.2009




Baca Selengkapnya......

Selasa, 14 April 2009

GENITNYA POLITIK GOLKAR

GENITNYA POLITIK GOLKAR

by elha – pengamat politik pinggiran

.

Lirikan mata Golkar laksana wanita genit yang mencari pria tampan. Satu pria menjadi idaman. Tapi ketika ada pria yang lebih mapan datang, Golkar segera berpaling dan mendekati pria mapan tersebut.

---ooOoo---

.

Tahu kan artinya Genit? Genit itu suka menggoda. Suka curi-curi pandang. ’demen’ lirik sana lirik sini. Ya mirip – mirip ama kata centil lah....hehehe.

Kalo Politik Genit apa? Yaa kira-kira Geliat politik yang mencari pasangan main yang asyik, enjoyable dan sesuai kepentingannya. Gak peduli ’selingkuh’ politik, pacaran politik ataupun putus cinta politik.

.

Yuukkk kita telusuri bareng-bareng...

.

Ceritanya gini. Ketika jiwa opisisi PDIP tampak ke permukaan. Kebijakan – kebijakan pemerintah, termasuk pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dikomentari dengan pandangan yang agak gimana gicuu....pokoke gak bagus lah. Bagaimana sikap Golkar? Sebagai bagian dari pemerintah sekaligus pencetus BLT, seharusnya Golkar mengcounter secara politik. Kanyataannya, Golkar justru bermesraan dengan PDIP. Sejarahnya mereka memadu kasih di Medan. Dilanjurkan di Palembang dst. Mesranya Merah-Kuning menjadi headline berita nasional. Dominasi Surya Paloh dan Taufik Kiemas. Golkar berpacaran dengan Oposisi.

.

Setelah memadu cinta dengan PDIP, Golkar tersentak dengan sleading tackle cantik Ahmad Mubarok. Peristiwa itu disambut emosi oleh politisi Golkar. Mereka mulai mengutak atik hubungannya dengan Partai Demokrat. Pisah adalah salah satu alternatif, karena Golkar adalah Parai besar yang sangat layak mengajukan capres sendiri. Kegenitan Golkar di ’goda’ oleh Parpol lain.. Gayungpun bersambut, pertemuan Makassar menghasilkan kesepakatan bahwa mayoritas DPD Golkar meminta Jusuf kalla (JK) bersedia maju sebagai capres. Tokoh Golkar lain seperti Surya Paloh, Burhanuddin napitupulu dll juga mendesak agar JK mendeklarasikan pen-capres-annya. Desakan tsb mengubur suara nurani realistis yang datang dari Sekjend Golkar dan Penasehat Golkar (Prof. Muladi). Perlahan namun pasti, JK menerima pinangan itu. Pernyataan kesediaan sebagai Capres beberapa kali di lontarkan dalam berbagai forum. Termasuk melirik PKS sebagai calon pendamping. Kegenitan Golkar terperangkap permainan politik partai lain.

.

Nah Quick Qount berbagai lembaga Survey menempatkan Partai Demokrat sebagai pemenang dan posisi Golkar berada di urutan kedua atau ketiga, jiwa Genit Golkar kembali terlihat. Dengan malu – malu Golkar menyatakan bahwa perhitungan resmi pemilu (KPU) belum selesai. Hasil Quick Qount belum bisa dijadikan patokan. Tapi dari pernyataan politik SBY, diketahui bahwa JK mengucapkan selamat kepada Sby dan Demokrat yang dinyatakan sebagai pemenang (dari hasil quick qount). Golkar mengalihkan lirikan politik.

.

Baru deh saat Sby menyatakan bahwa pasangannya sebagai Capres-Cawapres bisa JK juga bisa bukan JK. Koalisi juga masih terbuka. Golkarpun segera menyambut dengan genit-genit manja. Firman Subagyo, fungsionaris partai Golkar terlihat begitu mesra dan saling dukung pernyataan dalam satu dialog di TV One (TV One, 13/04/2009). Tidak ada yang bercerai dan tidak ada yang rujuk. Kata mereka berdua. Yang ada adalah kebersamaan.

Golkar berhasil mencuri cinta sang pangeran cinta Partai Demokrat.

.

Tidak hanya sampai disitu, JK secara pribadi kemudian bertemu dengan Sby di Cikeas (13/04/2009). Sinyalemen dan kemungkinan kolaisi kembali? Wallahu’alam.

.

Dalam politik tidak ada kawan yang abadi, yang ada adalah kepentingan abadi. The politic tend to power. The Power is the Aid.

.

Pertnyaan pentingnya adalah, Genitnya politik Golkar karena keberhasilan Golkar atau kemenangan Politik Demokrat? Silakan ditafsirkan sesuai hati nurani.

.

Salam demokrasi – sala ukhuwah

elha 14.04.2009

www.jangankedip.blogspot.com




Baca Selengkapnya......

Senin, 06 April 2009

RAME – RAME ‘MEMPERMAINKAN’ GOLKAR

RAME – RAME ‘MEMPERMAINKAN’ GOLKAR

By elha – pengamat politik pinggiran

..

Dengan kata lain, Golkar telah masuk dalam permainan politik parpol lain. Konsekuensi logis yang harus di terima Golkar sebagai parpol besar. Dan sulit untuk mundur dari gelanggang permainan.

---ooOoo---

Golkar adalah kekuatan politik besar yang selalu mewarnai kehidupan demokrasi Indonesia. Sejak Orde Baru hingga Reformasi, Golkar memenangkan tujuh dari delapan pemilu. Suatu prestasi yang sulit di raih oleh parpol manapun di dunia ini. Meskipun pemilu di masa orde baru sarat dengan rekayasa, namun Golkar berhasil menanamkan beneih keberhasilan pemerintah = keberhasilan golkar kepada akar massa rumput, khususnya PNS dan penduduk pedesaan.

.

Keberhasilan meraih suara terbanyak pada pemilu 2004 adalah bukti bahwa Golkar masih dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Wajar bila prestasi ini mengundang ’rasa iri’ parpol lain. Dalam iklim politik, keinginan untuk berkuasa adalah tujuan yang ’harus’ dicapai. Termasuk menurunkan ’sang pemenang’ dari tangga juara. Maka berbagai carapun di lakukan oleh lawan – lawan politik Golkar. Baik yang tersembunyi maupun yang terang – terangan.

.

Sayangnya ’pusara’ Golkar sangat bergantung pada sosok ketua umum ataupun dewan pembina. Pada masa orde baru warna Golkar kental dengan cendana. Dewan Pembina jauh lebih berwibawa ketimbang ketua umum. Di orde Reformasi, sosok Akbar Tanjung berhasil membuat Golkar berkarakter, ulet dan tahan banting serta lepas dari pengaruh Cendana. Kini di bawah JK Golkar terlihat lebih agresif, cepat dan mampu menampilkan sifat leadership. Selain itu Golkar memiliki ’kelemahan’ yaitu militansi kader dan simpatisannya yang tidak sekuat PKS sedangkan tokoh – tokohnya tidak ada yang sekaliber Megawati di PDIP ataupun SBY di Partai Demokrat, sehingga mudah larut dalam irama politik. Apalagi di tubuh internal Golkar sendiri masih diwarnai oleh faksi-faksi tertentu, yang meskipun ditutupi tetap terlihat transparan.

.

Peristiwa terakhir dapat kita lihat betapa emosionalnya kader-kader Golkar bereaksi atas pernyataan diplomatis Ahmad Mubarok dari Demokrat.

.

Kondisi tsb secara politik dimanfaatkan oleh kompetitor. Bukankah Politik itu Tend to Power. Apapun caranya. Mulai dari isu koalisi. Wacana Golkar harus maju sebagai Presiden (istilah elha One Party One President). Golden Triangle. Desakan koalisi Nasionalis murni (Golkar-PDIP), Koalisi Islam – Nasionalis dengan Golkar sebagai leader dan berbagai ritme politik lainnya. Sekali lagi, sayangnya semua wacana ini bukan bersumber dari Golkar. Dengan kata lain, Golkar telah masuk dalam permainan politik parpol lain. Konsekuensi logis yang harus di terima Golkar sebagai parpol besar. Dan sulit untuk mundur dari gelanggang permainan.

.

Yang harus diwaspadai oleh Golkar saat ini adalah permainan di dalam internal Golkar sendiri, yaitu persaingan antar faksi. Bila tidak diterapkan Manajemen Konflik dengan baik, Golkar akan kehilangan segalanya. Kekalahan dalam kompetisi pemilu, kekalahan dalam pilpres dan kegagalan kaderisasi. Semua tentu Mahfum, posisi ketua umum Golkar adalah jaminan masa depan. Faksi mana yang tidak tertarik menempatkan kadernya sebagai pemimpin.

.

Semoga Golkar dapat mengelola semua ini dengan baik. Terlebih waktu pelaksanaan pemilu yang tinggal dua hari lagi. Semoga JK dapat mengantisipasi keadaan layaknya pengusaha yang menciptakan peluang – peluang. Selamat ber-pemilu. Selamat berdemokrasi.

.

Salam demokrasi

elha – pengamat politik pinggiran

www.jangankedip.blogspot.com




Baca Selengkapnya......

Senin, 30 Maret 2009

SITU GINTUNG : HIKMAH ATAU KELALAIAN

SITU GINTUNG : HIKMAH ATAU KELALAIAN

By elha (pengamat sosial pinggiran) 30.03.2009

Tidak ada kalimat yang paling tepat selain Innalillahi wainnailaihi roji’un.

s.d kemarin sore tgl. 29.03.2009, jumlah korban meninggal mencapai 97 orang, 102 berstatus hilang dan puluhan rumah hancur......

.

Tidak ada yang menyangka, kehidupan di sekitar Situ Gintung yang damai, tenteram dan merupakan obyek wisata di wilayah (pinggiran) Jakarta berubah menjadi petaka ’Tsunami’ dalam sekejap. Masya’ Allah....

.

Ketangakasan dan kebersamaan masyarakat Indonesia dalam membantu saudaranya yang terkena musibah patut di acungi dua jempol. Univ. Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan STIE Ahmad Dahlan, langsung mengubah kampusnya sebagai posko bencana. Bantuan makanan jangan di tanya, Posko Bencana hingga sulit menampungnya.....Subhanallah..

.

Sayangnya, bencana Situ Gintung tidak lepas dari kelihaian Parpol dalam meraih simpati. Mereka kabarnya ikut mendirikan posko bantuan, lengkap dengan atribut paspol dan no urutnya. (TV-One, Sabtu, 28.03.2009).

Jika Parpol tsb memang rajin membantu korban bencana, seperti PKS, tentu kita tidak mempesoalkan. Namun ketika mereka pura2 peduli hanya saat masa pemilu, Masya’ Allah......menjadikan korban sebagai media promosi.

.

-------ooOoo---------

Menilik lokasi bencana yanng tepat berada di bawah tampungan air Situ Gintung, Kita seakan tidak percaya kalau pemerintah tidak memberikan pengamanan thd Situ. Tanggul yang hanya terdiri dari tumpukan tanah yang dipadatkan sungguh2 rentan thd bahaya Tsunami’. Adakah hal sudah di lakukan kita semua?

.

Tidak ada yg perlu dipersalahkan. Tidak perlu juga saling mengklaik paling berjasa dan paling benar.

.

Bencana demi bencana datang melanda, ada apa dengan negeri kita? Sptnya kita perlu meresapi apa yg dilantunkan oleh Ebiet G. Ade dg syairnya...Mungkin alam sudah bosan bersabahat dengan kita.......

.

Mungkin saya telat dan buta informasi, ke rekg manakah jika kami ingin bergabung dengan Kompasiana dalam memberikan bantuan untuk membantu saudara2 kita di Situ Gintung??

.

Slm ukhuwah – slm duka

elha (pengamat sosial pinggiran)




Baca Selengkapnya......