Minggu, 13 April 2008

PENGAKUAN (MANTAN) ISTERI SIMPANAN

.
PENGAKUAN (MANTAN) ISTERI SIMPANAN…by elha 10.11.2006

Pekan kedua bulan Ramadhan 2006 lalu, seorang buruh wanita dari kawasan Ancol menemui saya. Banyak keluhan yang dia sampaikan, kadang dengan nada sedih kadang dengan canda tawa mengingat kisah masa lalu.
.
“Mas…tolong carikan aku kerjaan (tambahan) dong….” Pintanya
“Kerja apa aja deh. Gue buat bayar utang nih….” Sambungnya
.
Lalu dia berkisah bahwa sebenarnya dia sudah berkeluarga. Namun kelakuan suaminya yang (maaf) diluar kewajaran sebagai kepala rumah tangga membuat semuanya berantakan. Sang suami selalu ber-hutang pada orang/pihak lain hingga mencapai jumlah yang fantastis untuk ukuran keluarga buruh. Namun orang-orang/pihak yang diutangi selalu menagih pada wanita tadi.
.
Katanya, orang tua suami (mertua) selalu ikut campur urusan keluarga, hingga satu saat mereka memutuskan untuk berpisah. Si suami membawa serta putera/puteri yang dicintai. Sementara sang isteri (buruh wanita tadi) hanya mendapatkan limpahan utang keluarga yang besar…(katanya utang suami).
.
Sambil bercanda (meski dengan suara lirih & tangisan di hatinya) dia ber-ujar,
“Gue kasian ya…Kalo ada bonus, THR, orang-orang udah pada boking buat dibayar…bayar utang….gue gak dapet apa-apa…ehehehe” dia tertawa. Tertawa dalam kepiluan.
.
“Mas…tolong gue ya…” katanya kembali


.
Dia juga bercerita kalau demi melunasi hutangnya dia pernah menjadi seorang wanita simpanan. Simpanan seorang pensiunan expatriate asal Jepang. Sekali berhubungan (maaf bercinta/ML) dia memperoleh uang Rp 400 ribu. Sayangnya, sesal dia, si expatriat tadi sudah berpisah dengannya. Jadi dia belum dapat kembali ‘lahan’ untuk menutupi hutang-hutangnya….
.
Saat ini hutang yang masih harus dilunasi sebesar + 10 juta. Sementara penghasilannya hanya 900 ribu. Belum biaya kontrakan dibekasi, biaya hidup dan lainnya.
.
Saya bingung. Kemudian dengan bercanda saya bertanya, “Kalau ada yang menawari untuk menikah bagaimana…?”
“Wah gue mao banget…tapi kalo bisa yang kaya ya. Biar gue bisa bayar utang gue..” jawabnya.
Hehehe. Permintaan yang polos, cukup wajar dan….membuat aku semakin bingung.
.
Hidup ini memang ujian. Karena ujian itu sendiri pada dasarnya adalah sarana dan wahana untuk beribadah mendekatkan diri pada-NYA. Termasuk masalah kesulitan hidup, kemiskinan, dan problematika lainnya…….
.
Dalam riwayat dikisahkan bahwa ada sahabat Rasul yang mengatakan tidak akan menikahi wanita (tidak menikah), ada yang tidak akan memakan daging, dan ada pula yang mengatakan tidak akan tidur di atas tikar (maksudnya tidak tidur ditempat yang layak, maaf kalau saya salah mengartikan).
Kemudian Rasul bersabda…”Mengapa orang-orang menagatakan begini dan begitu? Padahal aku ini juga shalat dan juga tidur, berpuasa dan juga makan serta aku juga menikahi wanita. Barangsiapa tidak menyukai sunnahku, dia bukanlah termasuk golonganku” (HR. Muslim).
.
Abu Hurairoh ra meriwayatkan bahwa Nabi besabda, “WANITA ITU DINIKAHI KARENA EMPAT HAL : karena hartanya, karena nasabnya, karena kecantikannya dan agamanya. Dapatkan kemujuran dengan menikahi wanita karena agamanya, maka engkau akan mendapatkan keberkahan” (HR.Muslim).
.
Keberkahan menikahi wanita karena agamanya. Dan itu sudah dibuktikan oleh orang-orang tua kita dulu. Sebelum menikah para wanita biasanya dipingit. Lalu orang tua pria mengatakan, “Kawin aja ama si fulanah binti fulan. Dia ngajinya bagus, sholatnya rajin. Ama orang tua juga sayang,…dll…”
Dan kita bisa lihat, mayoritas dari mereka meski memiliki keturunan yang lumayan berlimpah (bahkan ada yang memiliki 11 anak –orang tuaku-, 12 anak –orang tua temanku-, dan mungkin lebih dari itu), tetap dapat mendidik anak-anak mereka dengan benar dan membekalkan diri dengan pendidikan yang lumayan memadai. Jarang dari orang-orang tua kita dulu yang bercerai setelah itu.
.
Sekarang memang jaman modern. Wanita (mengartikulasikan dirinya) sebagai salah satu pemilik hak untuk menentukan pernikahan beserta atributnya. Namun jika memang wanita tersebut dapat memilih, akan jauh lebih baik bila wanita itu memilih pria dari sudut pandang agamanya. Sebab suami itu imam. Kepala rumah tangga dan pemimpin untuk menuju masa depan dengan konsep sakinah mawaddah warrahmah.
.
Kisah buruh wanita diatas mungkin dapat menggambarkan betapa telah terjadi kesalahan kita dalam memanage ummat ini. Para Aghniyya, orang-orang kaya,lebih suka berzakat kepada yatim piatu & orang miskin lainnya (maaf ada yang lebih suka di blow-up media massa). Atau ada yang menitipkannya ke lembaga-lembaga tertentu, tapi lembaga itu justru berdeterminasi diwilayah pembangunan mesjid, pendidikan, dll
.
Adakah yang memikirkan nasib si Ghorim orang yang memiliki banyak hutang untuk di zakati, agar seluruh hutangnya terlunasi. Jika itu terlaksana bukankah buruh wanita tadi tidak perlu bercerai karena masalah hutang. Dus, diapun tidak perlu menjadi wanita simpanan (maaf) hanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebesar Rp. 400ribu sekali bercinta.
.
“Mas, ya udah gue gak mau jadi simpanan lagi…” katanya
“Tapi mas tolong cariin calon suami ya….”
.
Saya tersenyum. Tidak berjanji, namun Insya’ Allah akan membantu mencarikan apa yang diinginkannya. Tapi kemana saya harus mencari. Bukankah kaum lelaki juga menginginkan yang terbaik untuk mereka.
Namun sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang sesungguhnya telah terjadi, apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi.
DIA juga yang menentukan arti hidup dan makna hidup serta hakikat seseorang. Semoga semua perkataan wanita itu merupakan bukti Pertaubatan Seorang hamba. Semoga Allah mendengar Taubatnya dan mengabulkan permintaannya. Amien.
.
BAGAIMANA MENURUT PEMBACA…??? Plis dikomentari
.
Salam ukhuwah ELHA

12 komentar:

ema mengatakan...

bang aq mo bertanya nee. abang kenal ma tuh cewe. ataw itu cuma karangan fiksi aja?
bang tulis kisah psk pinggir rel donk. kyknya saik tuh. kamsiah bang

ema mengatakan...

satu lage bang ulung tulis jg ma kisah anak penculikan yg jd pengamen. sukses bang.

lam kenal ema

Unknown mengatakan...

Bang ikut urun rembug nich. Yang jelas jika taubatnya si cewek ini bener2 dan dia mampu membuktikan kepada Alloh bahwa taubatnya nggak basa-basi, Insya Alloh nggak lama lagi dia akan menemukan apa yang ia cari. Juga mungkin perlu didukung dengan sedekah tuh!!!!

frank mengatakan...

LAM KENAL CHOY
LOE ENAK JUGA YAH BISA TAHU KEHIDUPAN RAKYAT KECIL
LOE BACA DIMANA? BUKU APA? ATAU EMANG LOE JAGO NGARANG?

BTW, TERUSIN CHOY. GW DUKUNG USAHA LOE
FRANK

sendi mengatakan...

DARI JAKARTA GW BERKATA
"JANGAN BERHENTI COI. GW DUKUNG LOE. TERUSIN KARYA IWAN FALS AMA LOE. LOE HARUS JADI PENGGANTI BANG IWAN"

ELHA IS LITTLE IWAN FALS

joe mengatakan...

semua pribadi mempunyai masalah masng2, tp yg palnr sering di negara ini adalah wanita simpanan yang terjadi kebanyakan krn himopitan ekonomi dimn kesempatan dan keahlian tidak memadai, mmg sangat miris... bnyk lelaki yg menganggap suatu peluang,... tp kebanyakan wanita sadar apa yg dijalaninya dan punya kemampuan untuk membatasi apa yg sijalaninya dibanding lelaki yg lebih besar egonya.....keep the faith (no hp sy 081905642820)

elha mengatakan...

mas joe sependapat dg mas. laki2 dan wanita sadar apa yg diperbuat. si laki2 memanfaatkan peluang si wanita cari uang. semua kembali kpd kita.

Adam Purdiawan mengatakan...

subhanallah
semoga ini menjadi suatu amalan ibadah antum yg kekal hingga dipertanyakan sang Robbi di yaumil akhir
boleh anak tukeran link
www.isipulsagratis.blogspot.com

cytotec mengatakan...

Thank you very much for sharing information that will be much helpful for making coursework my effective.

obat penggugur mengatakan...

Thank you very much for sharing information that will be much helpful for making coursework my effective.

hammer of thor mengatakan...

terimakasih gan atas infonya

obat pembesar penis mengatakan...

terimakasih gan atas infonya